By Ade
Waktu saya belum lahir, kakek, nenek, ibu dan paman saya tinggal di kampung Baru. Di sana paman saya memelihara kucing yang diberi nama Muis. Ia selalu di depan rumah. Sewaktu ibu saya pulang dari perjalanan, rumah di Kampung Baru kebakaran, semua orang menyelamatkan diri tapi sayangnya kucing yang bernama Muis itu ditinggal, sewaktu truk yang menyelamatkan orang-orang jalan kucing itu mengejar, namun karena kelelahan kucing itu berhenti dan tidak terlihat lagi. Lalu kakek, nenek, ibu, dan paman saya pindah di Karang Rejo, disanapun ada kucing, iapun dikasih nama Muis juga. Saat ibu dan nenek saya pulang dari bali kucing yang bernama Muis itu mati karena sudaah terlalu tua. Ketika saya berumur 3 tahun kami pindah ke POKA, di sana tidak sempat pelihara kucing. Lalu kami pindah ke Karang Rejo di sana kami memelihara kucing lagi, kucing itupun saya beri nama Muis, bulunya sangat bersih, kalau malam ia tidur di kursi balon. Setiap hari sampai sekarang kucing itu selalu menunggu ibu saya pulang kerja di depan rumah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment