Wednesday, August 15, 2007

PENERBANGAN STICK ES KRIM

Hari ini 12 Desember 2006. Aku membuat pesawat dari stick es krim. Bagian demi bagian kutempelkan. Wah sekian lama kukerjakan, akhirnya selesai juga. Beberapa pesawat sudah jadi. Satu persatu pesawat itu ku warnai dengan cat. Biar kelihatan indah lah. Naahh... semua sudah siap diterbangkan.
Kelasku ada di lantai tiga. Kalau pesawat itu ku terbangkan dari kelantai tiga akan laju. Penerbanganpun siap dilakukan. Aku sudah siap berdiri di depan jendela kelas. ”Satuu..duaa..tigaa...” pesawatpun meluncur cepat. Pesawatku oleng. Tapi terbangnya sudah lumayan bagus loh.
Pesawat ku bawa pulang. Ku coba terbangkan dengan ketinggian setinggi lenganku. Mengejutkan...pesawatku meluncur dengan hebat. Sekarang pesawat itu berputar seperti pesawat aerobatik yang sesungguhnya. Aku akan terus berjuang agar pesawatku jadi semakin hebat lagi.
Suatu saat bisakah aku membuat pesawat sungguhan????

Hashfi


PENCURI

By Husein

Dahulu aku pernah kecurian. Yang dicuri antara lain handphone, Jam tangan dan masih banyak lagi. Sebelum berhasil melarikan diri pencuri itu sudah ketahuan oleh ayah. Ayah langsung mengambil golok. Tapi pencuri itu keburu kabur. Om mengejar menggunakan sepeda motor. Alhamdulillah pencurinya ketangkap. Pencuri itu langsung di bawa ke kantor polisi. Alhamdulillah sejak peristiwa itu rumahku tak ada lagi pencuri.


Sunday, August 12, 2007

PERI BAIK DAN PERI JAHAT

By Ifa

Nola adalah seorang murid yang terkenal nakal di sekolahnya. Sekarang ia duduk di kelas 5 SD. Hampir semua adik kelasnya pernah di ganggu. Tapi Nola sangat takut bila berhadapan dengan kakak kelas 6. Sebalknya, di sekolah ini ada seorang anak yang baik hati dan penurut. Namanya Lina.
Mereka berdua memiliki peri. Peri mereka tidak beda dengan sifat mereka. Nola memiliki peri jahat dan Lina memiliki peri baik hati.
Hari senin
Hari ini Lina menjadi petugas upacara. Pada saat Lina bertugas, Nola berbicara pada peri jahatnya agar Lina di buat jatuh agar di tertawakan semua orang. Untung peri baik hati tahu rencana itu. Dia segera mengacungkan tongkatnya ”Triiing” Lina selamat dari kejahatan.

Pulang sekolah....
Karena rencananya gagal, Nola menantang Lina untuk berkelahi. Lina berusaha mengindar. Tapi karena Nola mendesak terus perkelahianpun terjadi. Peri baik hati yang berusaha menolong Lina akhirnya di lawan peri jahat. Sampai lama perkelahian itu berakhir tanpa pemenang.
Keesokan harinya...
Di sekolah, Nola sudah punya rencana jahat lagi. Nola minta peri jahat menjadi anjing yang akan mengejar Lina agar jadi bahan tertawaan teman-teman. Sekali lagi peri baik hati menolong Lina dari masalah. Nola diubah menjadi orang bodoh dan peri jahat tetap menjadi binatang.
Mulai hari ini kejahatan peri jahat sudah berakhir.

Perang Robot

By Ilham

Selamat datang di Planet Zoro. Di sini hidup para robot. Mereka membangun dunianya sendiri. Ada sebuah robot yang bernama Robo. Dia mempunyai teman yang bernama Robi. Robi terkenal sangat nakal. Pada suatu hari Robo melihat robot pencuri sedang dicari-cari robot polisi. Ia berlari sambil mendekap koper. Dengan cekatan Robo menangkap robot pencuri itu sendirian. Berkat jasa Robo menangkap robot pencuri, Robo mendapatkan ucapan terima kasih dan medali dari polisi robot. Di medali itu tertulis ”Capten Zoro”, dan Robo mendapatkan tugas baru yaitu melindungi pintu utama.
Sementara itu, Robi yang selalu melakukan kejahatan juga mendapatkan medali dari penjahat. Medali itu bertuliskan ”Capten kejahatan Planet Zoro”. Robi mendapatkan tugas untuk menghancurkan pintu utama planet Zoro yang di jaga oleh Robo.
Robo bersama kelompoknya membuat kemanan super ketat. Mereka berjanji untuk melindungi pintu itu meski harus mempertaruhkan nyawa mereka. Keesokan harinya mereka bersiap-siap, karena membaca berita dari internet bahwa para kelompok kejahatan Planet Zoro akan menyerang hari ini. Mereka menyiapkan perisai, senjata dan sebagainya. Benar apa yang diberitakan internet, pasukan pengintai melihat musuh telah mendekat. Berita itupun langsung disambungkan ke gedung utama. Kembang api pun dinyalakan untuk memberi tanda.
”Pasukan A maju. Pasukan B siap menjadi cadangan pasukan A” kata kapten Zoro. Pesawat-pesawat diluncurkan ke medan perang. Perang semakin dahsyat. Capten Zoro mulai menggerakkan pasukan B. Capten ikut juga. Di medan perang Capten Zoro bertemu dengan Robi. Melihat Robi yang tak bersahabat, ia tak mau tinggal diam. Dia terus melawan Ribi sampai akhirnya pasukan Robi mundur. ”Cih.. aku tak akan kalah Robo. Lihat pembalasanku nanti” kata Robi sambil berlari meninggalkan medan perang. Berkat kemenangannya itu Robo mendapatkan penghargaan berupa medali dan kenaikkan pangkat menjadi Mayor. Robo kini menjadi orang yang di segani oleh robot-robot di Planet Zoro.

HP AYAH HILANG????

By Indy

Sore tadi Ani dan ayah pergi ke toko buku. Mereka beli buku cerita untuk adik bayi. Mereka berangkat naik bus kota. Dalam perjalanan HP ayah bunyi, ayah menjawab dengan pelan. Takut mengganggu penumpang yang lainnya. Setelah selesai ayah langsung menutup Hpnya.
”Ani... HP ayah mana? tanya ayah sambil mmemeriksa seluruh kantong celana dan bajunya. Rupanya HP ayah sudah nggak ada. ”Lho, barusan kan ayah pakai telepon, kok udah nggak ada? Jawab Ani. ”Bapak sedang mencari apa? Ada yang bisa saya bantu? Penumpang yang ada di sebelah ayah menyapa. Ayah melihat wajah orang itu ”Kamu ya yang mengambil HP saya? Tanya ayah agak marah. ”Lho saya Cuma tanya kok malah ditudu, bapak ini gimana. Coba kita cari dulu pak, siapa tahu terjatuh” jawab penumpang tadi dengan sewot. Sibuk melongk kesana kemari tak ada tanda-tanda HP ayah. Tapi di lipatan sandaran kursi ayah itu apa ya? ”Lho ini kan HP ayah” kata Ani pada ayah. ”Wah iya, syukur HP aya nggak hilang. Maaf ya nak, tadi sudah menuduh” kata ayah dengan muka sedikit malu. Penumpang itu juga hanya bisa tersenyum kecut.


Perburuan Terbuka

By Iqmal


Ada seekor beruang yang berasal dari Hutan Arizona. Dia sangat gemuk dan digeruni.
Pada suatu hari datang empat orang pemburu mahu memburu beruang. Mereka mengetahui ada beruang besar di dalam hutan itu. Pada saat ini memang musim memburu beruang. Sebab itulah pemburu itu mahu memburu beruang itu.
Pemburu-pemburu itu telah menjumpai beruang itu. Beruang itu berusaha untuk melepaskan diri, tetapi tidak berjaya. Sekarang ini pemburu meletakkannya di sebuah kurungan yang besar.
Tak berapa lama kemudian, datang seorang perempuan menolong beruang itu. Akhirnya beruang itu terlepas. Perempuan itu membawa beruang ke hutannya kembali. Tetapi, tenyata perempuan itu tidak menghantarkan beruang itu ke hutan yang betul. Beruang itu melarikan diri, dan terpaksa melalui hutan-hutan yang tidak diketahui. Selama sebulan dia berjalan melalui empat butan yang luas. Hutan-hutan itu banyak cabaran baginya. Setelah perjuangan yang membuatnya lelah sekali, ia akhirnya sampai di hutannya sendiri.

GARA-GARA BANJIR

By Ira

Pagi ini hujan. Seperti biasa Olivia berangkat ke sekolah dengan mobil jemputannya. Tapi, kali ini ia sudah menunggu mobil jemputannya lama sekali, hampir satu setengah jam. Sebentar-sebentar Olivia melirik jam yang melingkar di tangannya. ”Aduuh lama sekali!” kata Olivia dalam hati. Tanpa terasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 07.00 Wite. Tak lama kemudian....”Tiin...Tiin..”. ”Aaaah, akhirnya datang juga, kenapa lama banget sih?” tanya Olivia sambil melompat masuk ke dalam mobil. ”Ini kan hujan, jadi om nggak bisa kencang, maaf ya Liv” Om Diro supir jemputan itu menjawab pelan.
Mobil jemputan benar-benar berjalan lambat. Beberapa saat kemudian Olivia baru sadar kalau jalan di sekelilingnya sudah dipenuhi air. ”Yah banjiir, gimana nih om? putar balik ke rumah aja deh Om. Tapi yang lain gimana?” tanya Olivia dengan cemas. ”Udah, tenang aja Liv. Pasti ada jalan buat keluar dari sini” jawab Om Diro menenangkan. Pelan-pelan Om Diro memutar mobilnya masuk ke gang kecil. ”Wah Om Diro cari jalan pintas ” kata Olivia dalam hati. Tanpa terasa mobil sudah mulai keluar dari banjir, jalannyapun semakin laju.
”Hah banjir lagi? Ya allah tolong dong! Bismillah mudah-mudahan bisa” Ucap Olivia penuh harap. Teman-temanpun ikut tegang. Semua kendaraan berjalan amat lambat. Bahkan ada sepeda motor yang harus didorong karena macet. Dan.... ”Alhamdulillah, akhirnya bisa....” Sambil mengucap syukur Olivia melirik jam yang ada di tangannya. Takut terlambat. ”Ya Allah sudah jam 07.30 , terlambat deh! Olivia terkejut.
Sampai di sekolah.....”Alhamdulillah sampai juga di sekolah. Tapi telat. Ah nggak apa-apa yang penting selamat dan masih bisa belajar” Kata Olivia dalam hati sambil berlarimenuju kelas. ”Yang penting....NGGAK DI HUKUM he...he...he...”.


CERITA SEBELUM TIDUR

By Ira
Setiap kali adik Rima mau tidur, aku selalu terganggu dengan kebiasaannya mendengarkan cerita. Dia tak bisa tidur sebelum mendengarkan cerita dari mama. Seperti malam ini Rima minta mama untuk bercerita tentang ”Raja yang Sombong”. Padahal aku masih belum juga selesai mengerjakan Pr ku karena susah banget. ”Aduuh tambah nggak bisa konsentrasi dong. Uuh anak kecil, kenapa mau tidur aja repot banget” pikirku kesal.
Sudah setengah cerita dibacakan oleh mama, dan aku belum juga bisa menyelesaikan Prku. Tapi.... sepertinya cerita itu seru juga...Tak terasa, badanku sudah tergeletak diujung tempat tidur....waah baguus...
”Haaah, sudah pagii..., Pr ku” Aku segera berlari ke kamar keci untuk wudhu, lalu sholat shubuh. Segera kuraih pekerjaan yang belum kuselesaikan tadimalam. ”Ternyata mudah.. kenapa tadi malam kelihatan susah banget ya....” Dengan semangat aku bersiap untu berangkat sekolah. Sambil menghabiskan sarapan kulihat mama tersenyum padaku ”Ma, ternyata menyenangkan ya mendengarkan cerita sebelum tidur” kataku pada mama. ”Iya, makanya kalau Rima minta cerita jangan suka protes ya!” jawab mama lembut. ”Oke deh, aku janji.


Ternyata Pak Penjaga

Sepulang sekolah, seperti biasa Frisca, anak satu-satunya ini yg selalu dimanja tak pernah lepas dengan pembantu yang selalu mengurusinya. Tapi, kali ini Frisca tidak lagi bertemu dengan pembantunya. Kali ini ia harus membantu mama & papanya, karena ia akan pindah ke Jakarta.
Setelah selesai membantu, Frisca baru bertanya “ma,pa bi Siti (pembantunya) ke mana?” dengan enteng mama menjawab “bi Siti pulang tap…..” belum selesai mama menjawab Frisca sudah menyahut. “Hah… pulang?” Friska kaget dan tidak mendengarkan lanjutan cerita mamanya yang belum selesai “Friska sayang jangan memotong jika orangtua sedang bicara ya sayang, lagi pula nanti bi Siti juga ikut ke Jakarta kok” jelas mama panjang lebar. “yes untung aja ikut. “Eee, soal yang tadi maaf ya ma! Habis, Friska takut kalo nanti di rumah Jakarta yang ada banyak hantunya, soalnya temen Friska banyak yang bilang kalo disana ada banyak hantu. Bahkan ada hantu kepala bunting, iii……”sambung Friska. Lalu mama tertawa “ha….ha…ha… itu kan Cuma cerita belum tentu beneran, ya sudah kalau begitu kita berangkat yuk!”
Setelah sampai di Jakarta, Friska langsung saja ambruk dikasur karena ia lelah. Tidak lama kemudian bi siti membangunkan Friska “non…..bangun non… nanti mau tidur sama siapa?” sambil mengucek mata Friska lalu menjawab “sama bibi aja deh!” jawab Friska. “Ya udah kalau begitu kita makan yuk!” ajak bi Siti. “Gak bi” tolak Friska.
Kemudian, detik demi menit demi jam Friska hanya melamun memikirkan “apakah ada hantu?” tanyanya dalam hati. Setelah lama memikirkan masalah itu lalu friska melihat jam ternyata sudah jam 22.30 friska langsung kaget, Ia memanggil bi Siti dan mengajaknya tidur. Tapi, sebelum tidur Friska melihat pemandangan yang ada diluar, seperti ada bayangan yang bergerak-gerak. Setelah lama friska memandang , Friska baru sadar kalau ada ayunan yang bergerak sendiri dan ada cahaya dari sebuah senter lalu friska menunjukan ke bi Siti “Bi i..i..itu bi ada ayunan gerak sendiri trus ada cahaya senter bi” kata Friska agak takut. “Ah ,masak sih non? Eh benar juga” jawab bibi kaget.
Sambil membawa rasa takutnya, tak lama kemudian mereka pun tertidur. Setelah jam 02.39, Friska lalu terbangun, ia langsung membangunkan bi Siti “Bibi bangun bi, aku haus nih” kata Friska. “iya non” jawab bi Siti sambil langsung mengantarkan Friska ke dapur. Setelah sampai di dapur, Friska mendengar suara “tok tok tok. Apa ada orang?” ada suara dari luar sana. “Hah siapa itu?” Tanya bi siti. “Mungkin se…se..setan bi!” jawab friska ketakutan. “Coba kita bukain aja”, jawab bi Sitimemberanikan diri. “Setuju bi”.
Sambil berbicara dengan mata tertutup karena takut “krek” suara pintu dibuka “Hah bapak siapa ya?” Friska sambil membuka mata dan langsung bertanya. “Saya bukan hantu kok non!, saya bapak penjaga disini!” jawab pak penjaga. “Oh…..dari tadi yang naik ayunan trus ada cahaya senter itu ternyata pak penjaga?” tanya Friska balik, “iya non, bahkan setiap malam kalau saya lagi tugas jaga.” Jawab pak penjaga. “Sekarang tidur lagi yuk!” ajak Friska. “Lho….tadi katanya mau minum?” tanya bi Siti bingung. “Nggak jadi bi…jawabnya sambil berjalan menuju kamar lagi.

Percaya Diri Dong !

By Izza

Hari ini, di sekolah Arni sangat ramai. Terutama anak kelas 4. Pagi ini anak kelas 4 mendapat pengumuman lomba menggambar. Arni, Vita dan Ina pun tak ketinggalan. Tapi ternyata Arni berbuat curang. Karena ingin menang, diam-diam ia berniat untuk minta tolong pada Nolly untuk menggambarkan. Nolly memang terkenal paling jago menggambar di kelas.
Sepulang sekolah, Arni langsung berlari menuju rumah Nolly. ”Semoga saja ia mengijinkanku” pikir Arni dalam hati sambil mengetuk pintu dan memberi salam. Dari balik pintu Nolly muncul sambil menyapa ”Wa’alaikummussalam, eh Arni. Ada apa Ar?”. ”Ee...begini. Aku mau minta tolong digambarkan untuk lomba nanti. Aku kan nggak bisa gambar”. Kata Arni sambil berharap bahwa jawabannya adalah ”Iya”. ”Loh, kan nggak boleh digambarin. Itu sama saja kamu bohong” jawab Nolly. ”Ya udah deh” Arni pulang tanpa hasil. ”Kalau aku menggambar sendiri aku tak yakin gambarku akan di pajang di sekolah” pikir Arni. Ia takut tak bisa memenangkan lomba itu.
Sampai di rumah ia menceritakan kegelisahannya pada mama dan papanya. ”Gambar Arni kan jelek. Nggak mungkin akan terpilih untuk di pajang di sekolah” kata Arni sambil menahan kesal. ”Kalau kita tidak berusaha ya tidak akan pernah bisa. Arni harus percaya diri dong” kata mama menasehati. ”Iya betul kata mama, kita harus berusaha dan percaya diri” tambah papa. Arni pun bangkit menuju perpustakaan, mengambil kertas HVS. Ia mulai menggambar. Menggambar pemandangan lagi. Ah, sama saja. Apa lagi yang akan Arni lakukan?
....Tinggal 1 hari lagi
Tinggal satu hari lagi lomba akan dilaksanakan. Arni tak mau lagi perduli apakah gambarnya bagus atau jelek. Tak ada pilihan lain. Ia menyelesaikan gambarnya.
Keesokan paginya ia mengumpulkan gambar itu. ”Aku pasti kalah” kata Arni. ”Kamu harus percaya diri” Mira menyahut.
Treet...teeeet...teeeet...
Bel masuk berbunyi. Wah pemenangnya udah hampir diumumkan. Dan... ”Juara pertama jatuh pada Nolly, juara ke dua....Arni......” bu guru mengumumkan semua pemenangnya. ”Tuh kan aku kalah” kata Arni pada Mira. ”Loh kamu juara 2 kan. Bersyukur dong. Terus lain kali berusaha” Mira menasehati. Dasar Arni, sudah juara 2 masih nggak bersyukur.

Anak Sombong

By Kama

Aanak sombong itu bernama Beni. Dia adalah anak terkaya di SD Kartini. Dia suka sekali memamerkan dirinya pada temannya.
Suatu hari.......
”Kemana sih supirku... lama banget!” Beni menggerutu karena terlambat dijemput. .....”Maaf mas Beni saya terlambat” kata supirnya begitu sampai di sekolah. ”Maaf, maaf, memangnya bisa diselesaikan dengan maaf?” kata Beni ketus.
Di rumah...
”Ayah..ibu, uang jajanku di tambah dong!” pinta Beni. ”Iya.. tapi kamu harus rajin belajar ya!” Kata ibu. ”Iyaaa” jawab Beni ringan. Tapi malam itu Beni tak belajar. Ia malah nonton TV. Aduuh kenapa sih Beni begitu.
Benar saja ia lupa mengerjakan Prnya. Bu Gurupun marah. Beni juga tak pernah bersikap baik pada temannya. Ia suka membentak bahkan menghardik. Ia selalu pilih-pilih teman. Temannya hanya orang kaya saja.
Sesampai di rumah biasanya ia selalu ada permintaan yang diajukan pada ayah dan ibunya. Tapi tidak seperti biasanya. Siang ini ayah tak menjawab permintaan Beni. ”Maaf Beni, ayah tak bisa memenuhi permintaanmu lagi. Ayah sekarang sudah bangkrut. Kita tak lagi punya perusahaan, rumah bahkan mobil juga. Ayah tak tahu lagi harus tinggal di mana” kata ayah lesu. Berita itu benar-benar mengejutkan Beni. Jadi aku tinggal di mana? Beni mencoba meminta pertolongan pada teman-temannya tapi mereka tak mau membantu. Hanya ada seorang temannya, ia adalah teman Beni yang paling miskin dan paling di sakiti. ”Terima kasih teman, aku janji aku tak akan sombong lagi. Maaf kalau selama ini aku tak pernah bersikap baik padamu” kata Beni. Merekapun berpelukan terharu.


RAHASIA RARA

By Lavi


Namaku Leon. Aku memiliki teman yang bernama Rara. Rara anak periang, baik, cantik, lucu dan lincah. Jangan salah kalau teman-teman banyak yang suka. ”Rara, pulang yuk” ajakku. ”Ayo” kata Rara senang. Seperti biasa aku, Rara, Priska, Dewi dan Matharia selalu pulang bersama. Dan siang ini pun begitu, tapi tanpa Dewi. Oh ya, Dewi adalah temanku yang paling pendiam, tapi anaknya baik. Hari ini Dewi tak bersama kami karena harus menjaga neneknya yang sedang sakit. Nek Tinah namanya. Dan siang ini kami mau mampir dulu ke rumah Nek Tinah.
”Priska! Rara! Martha! Leon!” jerit Dewi gembira. ”Leon?...Wii..ada anak laki-laki ya? Tanya nek Tinah dari dalam kamar. ”Bukan nek..bukan. Namanya memang begitu. Tapi Leon anak perempuan..yang tomboy..” jawab Dewi menjelaskan. ”Assalamu’alaikum Nek” sapa kami. ”Ini Leon, martha, Priska dan Rara...”
”Raraa.....?’ Nek Tinah agak berteriak. Tapi Rara jadi pucat sekali ketika melihat nek Tinah. Rara seperti tak sadar, di lemparnya tas sekolah ke arah nek Tinah, dan langsung berlari pulang. ”Raraaa..” jerit Priska panik. ”Rara.. kembalii...!” nek Tinahpun ikut menjerit. ”sini kamu anak durhaka!” teriak nek Tinah lagi. Siang itu benar-benar aneh. Ada apa sih!!

Pagi ini Rara bersikap aneh lagi. Dia memakai kalung seperti anjing. Rambutnya berantakan. Diam menyeramkan. ”Ra, kamu kenapa? Tapi kamu cantik loh hari ini”. ”Plaakkk..” bukannya ucapan terima kasih yang diterima Priska, tapi malah tamparan. Rara pun tanpa rasa bersalah langsung pergi. ”sebaiknya kita buat rencana untuk menyelidiki ada masalah apa?” usul Martha. ”Nggak usah” jawabku sambil berlari menyusul Rara.

”.......bagus, begitu baru namanya anak jahat. Nenek senang melihatmu begitu. Semakin banyak teman yang jadi jahat seperti kamu, nenek semakin senang” kata seseorang sambil tertawa. ”Ah, ternyata Nek Tinah? Kenapa dia bilang begitu?” tanyaku dalam hati. Pasti ada yang nggak beres. Aku harus telpon pak polisi.
Ternyata Nek Tinah adalah manusia iblis yang suka mempengaruhi anak jadi jahat. Tapi kenapa Dewi nggak tahu? Ah, sudah lah. Sekarang aku lega karena semua kembali normal.

BAJU IBU

By Lia
Pagi itu Lala sedang asyik memakai pacar kuku di samping jemuran. Tiba-tiba ”....dung..dung..treek..” suara gendang adiknya membuat tanah bergetar sehingga pacar kuku yang di atas meja tumpah. ”Ahh, baju ibui!!” teriak Lala. Rupanya dibawah meja taman ada baju putih ibu yang hendak dicuci. ”Duuh, gimana nih? Pikir Lala bingung. ” Cuci pakai Rinso noda membandel ah” kata Lala dalam hati. Lala langsung membasahi baju itu dan menyikatnya. ”Waduh, nggak ilang!!.. Coba ku rendam aja dulu” Lala tak kehabisan akal untuk membersihkan noda itu.
3 jam sudah lewat. Lala kembali melihat baju ibu. ”Waah hebat, nodanya tinggal sedikit” Lala berteriak pada dirinya sendiri. ”Coba ku rendam pakai pemutih, mudah-mudahan bisa bersih lagi” lala memang sering membantu ibu, sehingga apapun yang dikerjakan ibu Lala memperhatikan.
”Alhamdulillah, sekarang sudah bersih. Tinggal menjemur deh” Setelah kering, Lala menyetrika baju itu. Lalu ia menulis kartu ucapan yang bunyinya gini: Ibu maafkan Lala, Lala sudah mengotori baju ibu. Tapi sudah Lala bersihkan kok. Salam Lala.

Kelinci yang Baik Hati

By Litha


Di hutan tepi desaku, ada seekor kelinci yang baik hati, dia adalah Annisa. Dia selalu memaafkan kesalahan orang lain. Pagi ini, di sekolah Annisa melihat ada kelinci lain yang sedang berkelahi. Annisa langsung berlari menuju tempat kelinci-kelinci itu berkelahi.
”Haloo...kalian yang berkelahi. Jangan berkelahi dong. Nanti kalian terluka” kata Annisa mengingatkan. Tapi mereka masih saja saling menyalahkan. Annisa tak menyerah. Ia tetap berusaha mendamaikan mereka sampai akhirnya mereka pun mau berdamai dan saling memaafkan.
Hebat ya..
Bila di rumah ia melihat adiknya menangis, Annisa selalu siap untuk menghibur. Ia sayang sekali terhadap adiknya.
Aku ingin sekali seperti dia. Kalian pasti juga kan?

BEST FRIEND

By Lulu


Pada suatu sore, ada seekor kanguru yang sedang melompat-lompat riang. Ia adalah Urusi kanguru. Uru suka sekali melompat. Ia tidak suka berlari atau berjalan, sebab melompat itu lebih cepat dari pada berlari atau berjalan. Uru si kanguru memiliki sahabat yaitu Ci si kelinci. Keduanya suka melompat.
Sore itu, Uru dan Ci sedang bermain lompat tali. Tiba-tiba tanpa disengaja, tali yang dimainkan Uru mengenai mata Ci. ”Aduuh..mataku sakit!!” teriak Ci si kelinci. ”Maafkan aku Ci, Ku tidak sengaja. Kamu memaafkan aku kan?” tanya Uru. ”Tidak, aku tidak mau memaafkanmu. Kamu jahat sama aku” omel Ci. Saat mereka sedang berdebat, tiba-tiba Gala si srigala datang menghampiri. :”Kebetulan ada sekor kanguru dan kelinci. Gala lapar nih” kata si Gala. Gala pun mulai mendekati Ci dan Uru yang dari tadi berdebat seru. Gala pun bersiap-siap menerkam Ci dan Uru. Tiba-tiba ”Ciii... Uru... lariiii..ada serigala di belakangmu” dari jauh Rua si beruang berusaha mengingatkan. Uru dan Ci berhenti bertengkar dan berlari sekencang-kencangnya. Tapi Ci terjatuh karena terpeleset kerikil di jalan. Dan Gala semakin mendekat. Uru yang melihat hal itu merasa kasihan. Diam-diam Uru mendekati Gala dari belakang sambil membawa sebatang kayu. Dan...”Rasakan ini....” kayu itu dipukulkan di kepala Gala, hingga bocor. Gala pun mati karena kehabisan darah.
”Mengapa kamu mau menolongku, padahal kamu marah sama aku?” tanya Ci pada Uru. ”Itu semua karena sebenarnya aku sayang kamu. Aku tak mau kehilangan teman sebaik kamu” jawab si Uru. Mereka berdua pun berpelukan. Sejak saat itu mereka tak pernah bertengkar lagi.

Istana Terkotor

By Nabiel

Di sebuah kota, ada satu sudut kota yang paling kotor, disana berdiri tumpukan batu dan kerikil. Di sebut ISTANA TRUSH. Di sekeliling istana itu banyak terdapat sampah. Karet ban, kaleng, lonceng, botol, plastik dan aneka sampah berserakan di sana.
Di dalam istana itu hidup makhluk yang bernama TRUSH. Ciri-cirinya adalah: mempunyai 2 kaki, badannya berbulu, kaki dan tangannya tidak berbulu, memiliki tanduk dan selalu kotor. Hobinya adalah mengotori istana. Merekapun tak pernah mandi dan menyisir rambutnya.
Di dalam istana itu ada sebuah ruangan yang sangat bersih. Itu adalah satu-satunya tempat yang bersih di istana itu. Di sana tinggal makhluk yang bernama KLISH. Dia selalu menjaga kebersihan. Tak pernah sedikitpun kotorang dibiarkan ada di badan dan ruangannya. Wah kebalikan dengan TRUSH.
Suatu hari datang seekor monster pemakan sampah. Monster itu namanya GRUNK. Ia siap memakan semua sampah termasuk TRUSH, karena ia tak beda dengan sampah. Sebelum GRUNK sempat masuk ke istananya, KLISH mengajak TRUSH untuk membersihkan istananya. Mereka berdua menyapu, ngepel, memunguti sampa, membersihkan dinding. Pokoknya tak ada sampah yang terlewatkan. Setelah itu merekapun membersihkan diri. Selesai mandi mereka mengintip ke luar jendela. Ternyata....GRUNK sudah pergi.. ”Ah lega, aku tak jadi di makan GRUNK” kata TRUSH. Sejak saat itu istana TRUSH tak pernah kotor lagi.

Besar Tak Selalu Sok Jagoan

By Nafis

Di sekolahku SD Damai Permai ada seorang anak yang oleh teman-teman di bilang anak nakal. Anak itu memang suka main fisik sama teman. Ia paling ditakuti. Kalau main sama dia pasti ada yang nangis atau ngambek. Biarpun sudah berkali-kali ditegur oleh kepala sekolah tapi tetap saja seperti itu.
”Cito, kamu jangan ganggu orang lain dong. Temen - temen nggak ada yang mau main sama kamu loh” kata Darmawan. Darmawan adalah ketua kelas di kelas ini. Sebenarnya dia pendiam sekali. Tapi karena setiap hari melihat temannya selalu mengeluhkan Cito akhirnya ia memberanikan diri untuk menegurnya juga. Cito terdiam, lalu ” Aku sebenarnya ingin seperti kamu juga, banyak teman. Tapi mereka saja yang suka marah-marah. Cuma kesenggol dikit saja teriak, marah, ngadu. Padahal aku kan nggak sengaja” jawab Cito sedih. ”Oh aku tahu, ini gara-gara badanmu yang besar, jadi biarpun kamu nggak sengaja kenain mereka, tetap saja sakit” jawab Darmawan. ”Coba kamu lebih berhati-hati kalau main dengan teman-teman, kalau ada yang kesakitan karena kena kamu ya kamu harus mau minta maaf. Pasti mereka nggak marah. Coba deh” Darmawan memberi solusi.
Berkat saran Darmawan, kini Cito punya banyak teman. Teman-temanpun jadi suka dengan Cito karena sebenarnya Cito adalah anak yang lucu.

TEMAN LES

By Nia

Nama saya Nia. Saya punya teman les, namanya Zackly. Zackly suka sekali menyanyi. Kalau dia sedang menyanyi, berisiiiik sekali. Seluruh ruangan jadi gaduh. ”Zackly, kalau nyanyi yang bagus dong, berisik tau!” ucap teman saya. Saya dan teman-teman sampai harus menutup telinga kalau dia sudah mulai menyanyi. Setiap waktu mengunggu guru les datang, dia selalu menyanyi. Sampai guru datang dia baru berhenti menyanyi. ”Kamu ini sebenarnya mau les bahasa Inggris atau mau les menyanyi sih?” tanya saya sore itu. ”jangan sampai kulempar sendal ya!” teriak teman saya. Tapi dia tetap bernyanyi dengan suaranya yang aduuuhh...Tanpa menunggu komando spontan semua langsung melemparkan sendal ke arahnya. Eeehhhh dia masih menyanyi. Aduuuhhhh... berisiknya.....!

PERTENGKARAN RECCA DAN KUREI

By Odi
Pada zaman dahulu lahirlah anak dari Riana yang bernama Kurei. Ada satu lagi seorang anak laki-laki dari Kagerouy yang bernama Recca Hanabisni. Pada usia ke 2 tahun mereka memiliki kekuatan bisa mengeluarkan api dari tangannya.
13 tahun kemudian zaman sudah modern. Kurei dan Recca memendam kemarahan diantara merekan. Sampai-sampai Kurei punya niat untuk membunuh Recca dengan apinya. Kureipun menyelenggarakan turnamen gelap agar orang tidak tahu niatnya untuk membunuh Recca.
”MULAI...!!!!” turnamen di mulai. Kurei dan Reca bertarung dengan sengit. Kurei langsung mengeluarkan apinya ”Kureinai.....keluarlaaahh...” api itu segera mengejar Recca. Reccapun menyambut seranganitu dengan api Reeshinnya. Pertarungan di turnamen gelap hancur. Kedua anak itu terbakar oleh api mereka. Tak ada yang menang.....

Kontes Ratu Serangga

By Ola


Di negeri serangga sedang diadakan kontes ratu serangga. Para serangga mendaftarkan diri untuk ikut kontes itu. Koko ulat pun juga ingin menjadi ratu serangga. Ia pun mendaftarkan diri. Tetapi Musi si capung berkata ”Hai Koko, untuk apa kamu di sini? Kamu mau mendaftar? Apa kamu tidak melihat dirimu? Kamu itu menjijikkan”. ”Tolonglah aku Musi, aku ingin sekali menjadi ratu serangga” jawab Koko. ”Baiklah, kamu ku beri waktu 3 hari untuk memperbaiki penampilanmu yang menjijikkan itu” jawab Musi.
Setelah 3 hari berlalu ia pun menemui Musi lagi. ”Apa aku sudah boleh mengikuti kontes ratu serangga?” tanya Koko pada Musi. ”Ha..siapa kau?” Musi keheranan. ”Aku Koko si ulat. Sekarang aku telah menjadi kupu-kupu. Bagaimana, bolehkan aku ikut kontes ?” Koko menjelaskan. ”Baiklah, silahkan mendaftar” jawab Musi terkagum-kagum melihat penampilan baru Koko. Dan kalian pasti bisa menebak siapa yang memenangkan kontes. Pastilah si Koko. Kini Koko sangat bahagia.