Pagi itu Awan membantu ayahnya berjualan bakso, pagi itu tampak sedang mendung. Awan di Jakrta cuma bersama ayahnya, ibu dan adik-adiknya ada di Sulawesi.
“Wan, Hari ini kita lewat pantai ya?” kata ayah
“Jangan pak, nanti kita di gamggu oleh preman-preman itu lagi.” jawab awan yang tampak ketakutan.
“Udah engga apa-apa.” Kata ayah dengan santai. Akhirnya mereka lewat pantai, karena kalau di pantai banyak anak-anak muda yang yang sedang berlibur, berhubung ini lagi liburan.
“Tuh, kan tidak apa-apa.” kata ayah lagi. Tiba-tiba segerombol preman dating, mereka berenam tampangnya sangar dan bertato.
“Cepat buatkan bakso komplit 6!!!” Kata salah satu dari mereka.
“Plus minumannya es jeru 6, engga pakai lama!!!!” Kata temannya.mereka takut karena pasti mereka tidak membayar. Akhirnya awan punya akal,
“oya, tadi kayaknya Oom Frans minta bakso kan pak?” Kata Awan.
“Oya, ya.. Bentar ya mas, saya buatkan dulu buat Oom Frans.” Kata ayah. Mendengar nama OomFrans, muka preman-preman tadi langsung pucat.
“Iya, buat saja dulu buat Oom Frans.” Kata mereka dengan muka pucat, Akhirnya mereka pergi. Tiba-tiba Oom Frans datang.
“Baksonya 2 porsi ya.” Kata Oom Frans.
“Iya Oom sebentar ya.” Kata Awan yang sedang mencuci piring.
“Wan, kamu kapan belajar?” Tanya Om Frans
“Sambil mendorong gerobak Oom.” Kata Awan
“Wah, hebat kamu wan!” Kata oom Frans lagi. Oom Frans adalah mantan polisi, maknya preman-preman tadi takut waktu mendengar nama Oom Frans.
“OOm hebat ya,preman–preman yang tadi dating kesini takut waktu dengar nama Oom Frans.” Kata Awan bersemangat.
“Ah, masa sih?” Tanya Oom Frans.
“Iya, Frans.” Jawab ayah. Menuru Awan ayahnya adalah orang yang sangat ulet dan rajin begitu juga dengan ibunya di kampun, yang sambil menjaga toko mengurus adik.
Beberapa saat kemudian bakso sudah jadi.
“Berapa?” Tanya Oom Frans.
“Gratis!” Kata ayah. Tapi Oom frans tetap memaksa. Tapi ayah tetap tidak mau. Dan akhirnya mereka pulang dan beristirahat di rumah.
Thursday, June 21, 2007
Belajar Nyanyi
By Ikhlas
Dulu, waktu saya masih kecil kata mama
Saya anak yang lambat berbicara.
Setiap pagi saya menemani mama mengantarkan
Abang saya.menunggu bus sekolah.
Setiap hari saya tidak banyak bicara
Saya cuman melihat abang saya naik bus
Kata mama suatu hari saat itu umur saya baru 3tahun
Tiba2* saya menyanyikan lagu ciptaan saya sendiri
Setiapbus datang saya menyanyikan lagu itu
Dan setiap kali saya menyanyi, kata mama setiap saya menyanyi selalu membuat orang tertawa.
apakah kalian mau
Mendengar kan laguku itu ? inilah bait2* lagunya
Waktu ketolaan mamaja mamaja
Adu pucing.
Dulu, waktu saya masih kecil kata mama
Saya anak yang lambat berbicara.
Setiap pagi saya menemani mama mengantarkan
Abang saya.menunggu bus sekolah.
Setiap hari saya tidak banyak bicara
Saya cuman melihat abang saya naik bus
Kata mama suatu hari saat itu umur saya baru 3tahun
Tiba2* saya menyanyikan lagu ciptaan saya sendiri
Setiapbus datang saya menyanyikan lagu itu
Dan setiap kali saya menyanyi, kata mama setiap saya menyanyi selalu membuat orang tertawa.
apakah kalian mau
Mendengar kan laguku itu ? inilah bait2* lagunya
Waktu ketolaan mamaja mamaja
Adu pucing.
Subscribe to:
Posts (Atom)