Cita-cita saya ingin jadi profesor
Sekarang saya sudah hampir menemukan alat elektronik
Saya juga hampir berhasil menciptakan obat-obatan
Saya punya laboratorium yang berada di tempat rahasia
Tempat rahasia itu adalah RUMAH POHON
Rumah pohon itu saya buat sendiri
Teman saya membantu membelikan bahannya
By Ghazan
Friday, August 31, 2007
HAMPIR DICULIK ORANG
By Ghina
Hari Jumat lalu Rini pergi ke Samarinda. Bersama keluarga dan pembantunya. Sepulang sekolah mereka langsung berkemas untuk berangkat. Jam 4 tepat terdengar suara mobil ayah Rini masuk ke halaman rumah. Setelah sholat ashar mereka semua berangkat. Tak lupa ayah menitipkan rumah pada Om Dek. Mereka sudah tak sabar ingin segera sampai di Samarinda. Mereka ingin cepat bertemu Kak Ogi dan Kak Ori anak Pak Jali. Kak Ogi adalah teman Roni saudara kembar Rini. Dan kak Ori adalah teman Rini.
Sampai di Samarinda Ayah Rini langsung memesan kamar hotel. Mereka mendapat kamar nomor 705 dan 703. Malam ini mereka istirahat. Keesokan harinya mereka baru pergi ke Pulau Kumala bersama teman ibu. Seru, di Pulau Kumala banyak permainan. Ada alat yang bisa berputar dan naik turun. Rini naik alat itu. Ada juga candi seperti di Jawa. Setelah capek bermain-main, mereka makan lalu menuju rumah bu Taryono teman ibu Rini. Sore itu mereka sudah kembali ke hotel lagi. Mandi, sholat maghrib, makan dan istirahat.
Besoknya, sebelum pulang mereka singgah dulu ke mall untuk belanja dan main-main. Oh ya, waktu mereka main, Rini sempat hampir hilang gara-gara Rini membiarkan orang tak di kenal berkenalan dengannya. Takuut.
Teman-teman kalau ketemu orang tak di kenal hati-hati ya. Bukanya curiga, tapi waspada aja...
Hari Jumat lalu Rini pergi ke Samarinda. Bersama keluarga dan pembantunya. Sepulang sekolah mereka langsung berkemas untuk berangkat. Jam 4 tepat terdengar suara mobil ayah Rini masuk ke halaman rumah. Setelah sholat ashar mereka semua berangkat. Tak lupa ayah menitipkan rumah pada Om Dek. Mereka sudah tak sabar ingin segera sampai di Samarinda. Mereka ingin cepat bertemu Kak Ogi dan Kak Ori anak Pak Jali. Kak Ogi adalah teman Roni saudara kembar Rini. Dan kak Ori adalah teman Rini.
Sampai di Samarinda Ayah Rini langsung memesan kamar hotel. Mereka mendapat kamar nomor 705 dan 703. Malam ini mereka istirahat. Keesokan harinya mereka baru pergi ke Pulau Kumala bersama teman ibu. Seru, di Pulau Kumala banyak permainan. Ada alat yang bisa berputar dan naik turun. Rini naik alat itu. Ada juga candi seperti di Jawa. Setelah capek bermain-main, mereka makan lalu menuju rumah bu Taryono teman ibu Rini. Sore itu mereka sudah kembali ke hotel lagi. Mandi, sholat maghrib, makan dan istirahat.
Besoknya, sebelum pulang mereka singgah dulu ke mall untuk belanja dan main-main. Oh ya, waktu mereka main, Rini sempat hampir hilang gara-gara Rini membiarkan orang tak di kenal berkenalan dengannya. Takuut.
Teman-teman kalau ketemu orang tak di kenal hati-hati ya. Bukanya curiga, tapi waspada aja...
Tetangga Baru
By Hani
Kemarin ada tetangga baru yang tinggal di samping rumah Ririn. Ternyata tetangga baru Ririn adalah lisa teman lama Ririn. Ririn sangat senang. Tetapi, entah mengapa Lisa seperti tidak mengenal Ririn.
Contohnya kemarin, Lisa bertemu Ririn di taman dekat rumah teman Lisa. Ririn berkata “Hallo Lisa, apa kabar? Gimana rumahnya, nyaman ngak?” Tetapi lisa tidak menjawab pertanyaan Ririn. Lisa diam sejenak lalu pergi berlalu begitu saja. Ririn sangat sedih karena lisa pergi dan meninggalkan Ririn sendirian.
Sampai di rumah Ririn curhat kepada bundanya “Bunda kenapa sih Lisa nggak mau ngomong sama Ririn?”. Bunda menjawab ”Ririn anak bunda yang manis, kamu cari tahu aja kenapa Lisa tidak mau berbicara sama Ririn”. “Iya dech bunda ririn akan cari tahu kenapa Lisa tidak mau bicara sama Ririn”. Bunda emang orang tua yang paling baik sedunia.
Ririn segera mencari tahu. Ternyata lisa tidak ingin bicara pada Ririn karena Lisa dilarang oleh ibunya. Ririn terus mencari tahu. Oooh ternyata bunda Ririn pernah membuat kesal bunda Lisa karena bunda Ririn telah memetik bunga mawar yang telah selama 2 bulan. Akhirnya Ririn berusaha mendamaikan bundanya dengan bunda Lisa. Kini mereka berteman kembali.
Kemarin ada tetangga baru yang tinggal di samping rumah Ririn. Ternyata tetangga baru Ririn adalah lisa teman lama Ririn. Ririn sangat senang. Tetapi, entah mengapa Lisa seperti tidak mengenal Ririn.
Contohnya kemarin, Lisa bertemu Ririn di taman dekat rumah teman Lisa. Ririn berkata “Hallo Lisa, apa kabar? Gimana rumahnya, nyaman ngak?” Tetapi lisa tidak menjawab pertanyaan Ririn. Lisa diam sejenak lalu pergi berlalu begitu saja. Ririn sangat sedih karena lisa pergi dan meninggalkan Ririn sendirian.
Sampai di rumah Ririn curhat kepada bundanya “Bunda kenapa sih Lisa nggak mau ngomong sama Ririn?”. Bunda menjawab ”Ririn anak bunda yang manis, kamu cari tahu aja kenapa Lisa tidak mau berbicara sama Ririn”. “Iya dech bunda ririn akan cari tahu kenapa Lisa tidak mau bicara sama Ririn”. Bunda emang orang tua yang paling baik sedunia.
Ririn segera mencari tahu. Ternyata lisa tidak ingin bicara pada Ririn karena Lisa dilarang oleh ibunya. Ririn terus mencari tahu. Oooh ternyata bunda Ririn pernah membuat kesal bunda Lisa karena bunda Ririn telah memetik bunga mawar yang telah selama 2 bulan. Akhirnya Ririn berusaha mendamaikan bundanya dengan bunda Lisa. Kini mereka berteman kembali.
Teman Jahil Dan Teman Baik
Welly dulu adalah teman yang baik. Tapi gara-gara dia nakal dan jahil saya jadi marah. Saya sering berantem dengannya. Tapi seterlah menenangkan diri, saya bermaafan lagi dengannya. Tapi karena dia tetap jahil dan jahat, saya tetap tidak berteman dengannya, menjaga jarak lah. Biar nggak berantem terus.
Saya juga ada teman baik. Namanya Rizky dan Ferdinan. Saya bermain bola, jalan-jalan, semua menyenangkan.
Hasan
Saya juga ada teman baik. Namanya Rizky dan Ferdinan. Saya bermain bola, jalan-jalan, semua menyenangkan.
Hasan
Subscribe to:
Posts (Atom)