LIA
BAJU IBU
Pagi itu Lala sedang asyik memakai pacar kuku di samping jemuran. Tiba-tiba ”....dung..dung..treek..” suara gendang adiknya membuat tanah bergetar sehingga pacar kuku yang di atas meja tumpah. ”Ahh, baju ibui!!” teriak Lala. Rupanya dibawah meja taman ada baju putih ibu yang hendak dicuci. ”Duuh, gimana nih? Pikir Lala bingung. ” Cuci pakai Rinso noda membandel ah” kata Lala dalam hati. Lala langsung membasahi baju itu dan menyikatnya. ”Waduh, nggak ilang!!.. Coba ku rendam aja dulu” Lala tak kehabisan akal untuk membersihkan noda itu.
3 jam sudah lewat. Lala kembali melihat baju ibu. ”Waah hebat, nodanya tinggal sedikit” Lala berteriak pada dirinya sendiri. ”Coba ku rendam pakai pemutih, mudah-mudahan bisa bersih lagi” lala memang sering membantu ibu, sehingga apapun yang dikerjakan ibu Lala memperhatikan.
”Alhamdulillah, sekarang sudah bersih. Tinggal menjemur deh” Setelah kering, Lala menyetrika baju itu. Lalu ia menulis kartu ucapan yang bunyinya gini: Ibu maafkan Lala, Lala sudah mengotori baju ibu. Tapi sudah Lala bersihkan kok. Salam Lala.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment