Monday, August 6, 2007

SAHABAT YANG TLAH PERGI

By Sofia

Ada tiga orang anak bersahabat, mereka bernama Dini, Adinda dan Silvi. Mereka ber-sahabat sudah dari kelas 2 dan 3. Kemanapun berada mereka selalu bertiga. Rumah Dini dan Silvi kebetulan tak terlalu jauh, jadi selalu main bersama. Tapi liburan ini Dini mau pergi ke Jakarta, 2 minggu lagi. Silvi pasti kesepan. ”Kalau Dini ke Jakarta aku mau main ke rumah Adinda saja agar aku nggak kesepian.
Beberapa minggu kemudian libur telah berlalu dan hari ini aku sudah berangkat ke sekolah lagi.”Silvi, kenapa ya sikap Dini jadi aneh gitu?” tanya Adinda pada Silvi. ”Nggak tahu tuh, apa dia membenci kita ya? Sejak pulang dari liburab ke Jakarta dia jadi berubah” Jawab Silvi.
Tak lama Dini lewat di depan mereka. Sepertinya dia mau ke kantin. ”Yuk kita ikuti” ajak Silvi. ”Sampai juga ya ke kantin. Sebenarnya ada apa sih Din, sampai kita dicuekin. Kita berdua jadi bingungkan?” tanya Adinda tak sabar menunggu jawaban. ”Kalian ingat nggak, waktu itu terakhir kita masuk sekolah. Kalian mengatakan sesuatu yang sangat menyakitkan. Kalian tuh nggak punya hati ya. Aku nggak percaya kalau yang mengatakan itu adalah sahabatku!” Jawabnya dengan marah. ”Apa, kata-kata yang mana? Tanya Adinda. ”Apaa? Kalian nggak ingat? Keterlaluan ya. Sudah kita bubar aja. Kita nggak lagi sahabat” jawab Dini sambil berlalu.
Sejak saat itu Adinda dan Silvi tak pernah bisa menemukan kalimat yang sudah membuat Dini sakit hati. Dan sejak saat itu pula Mereka kehilangan satu sahabat, Dini.

No comments: