Karya : Nadiah Meisarah
Waktu itu saya pertama kali mendengar kakek dari mama saya sedang berdzikir. Dari sore sampai malam kakek saya tetap berdzikir. Malamnya kakek saya berhenti berdzikir dan tidur. Paginya kakek bangun untuk sholat subuh. Kakek saya sholat dengan khusyu’. Habis sholat kakek saya dzikir dengan bagus dan tetap khusyu’. Kemudian kakek saya membaca Al-Qur’an, suaranya bagus sekali.
Tidak tahunya, saat berdzikir kakek saya kena serangan jantung. Kakek saya kemudian dibawa ke rumah sakit. Akhirnya kakek saya dirawat di rumah sakit selama dua hari. Saya kasihan melihat kakek saya. Biarpun begitu, kakek saya tetap berdzikir selama sakit. Sungguh baik apa yang dilakukan kakek.
Besoknya kakek saya kena serangan jantung lagi. Baru beberapa menit, kakek saya meninggal. Waktu itu saya tidak boleh melihat kakek, karena saya masih kecil. Jadi saya berjanji untuk mengikuti hobi kakek yang suka sholat dan berdzikir.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment